Jumat, 27 September 2013


Resume olimpisme yang ke-4
PENYEBARLUASAN  OLIMPISME MELALUI GERAKAN OLIMPIADE MODERN.        
Sabtu pada tanggal 21 september kita kembali lagi di mata kuliah olimpisme ini, kita di pertemukan lagi karna rahmat dari allah begitu besar. Di pertemuan ke 4 ini seperti biasa di awalin dengan membaca al quran agar pembelajaran dapat di ridhoi oleh allah.
            Sehais membaca al quran kita di kasih tontonan film oeh pak wijaya yang begitu berarti banget yang mengenai masa lalu seorang anak kecil yang ingi membeli oat namn dia tidak punyaduit nam ada bapak yang baik hati menolognya . 30 than berlalu bapak tersebut terseang penyakit dan bisya rumah sakitnya pun begitu mahal namun ada seorang dokter yang meolongnya ternyat dokter itu anak kecil itu yang iya tolong 30 tahu lalu .intinya kit harus selalu ngebantu orang yang kesusahan pasti aka nada imbalan yang berlipat lipat.
            Materi yang diberikan pada pertemuan keempat ini adalah PENYEBARLUASAN  OLIMPISME MELALUI GERAKAN OLIMPIADE MODERN.  Pertama kami diberitahu Tujuan dan Latar Belakan dari Olimpiade Modern. Tokoh penggerak dari olimpiade ini adalah Baron Pierre De Coubertin, beliau adalah bangsawan Perancis yang membangkitkan semangat Olimpia. Ide dasarnya adalah menciptakan kehidupan yang damai melalui aktivitas olahraga. Lembaga yang mengkoordinir Olimpiade ini adalah International Olympic Committee (IOC) dan diselenggarakan pertama kali di Athena pada tahun 1896.
Tujuan dari diselenggarakannya Olimpiade ini adalah:
  1. Mempromosikan dan menyebar luaskan paham yang terkandung dalam olimpiade (olympism) secara umum dan menanamkan nilai filosofi  olahraga sebagai dasar pembentukan fisik dan pengembangan moral manusia .
  2. Untuk mendidik generasi muda melalui olahraga  yang dilandasi  oleh semangat saling pengertian dan persaudaraan  antar bangsa yang lebih baik, sehingga   memungkinkan terbentuknya dunia yang lebih damai dan kondusif.
  3. Untuk menyebar luaskan prinsip-prinsip Olimpiade keseluruh dunia, sehingga membentuk semangat  perdamaian international.
  4.  Mempertemukan atlet dunia dalam suatu festival olahraga Internasional empat tahunan, yang hingga kini dikenal  dengan pertandingan olimpiade (Olympic Games).
LOGO OLIMPIADE
LOGO OLIMPIADE MODERN
Logo Olimpiade ini berisi 5 Cincin dengan 5 warna yang menggambarkan 5 Benua di seluruh dunia. Logo dibuat oleh B.Pierre de Coubertin dan diluncurrkan pertama kali di Antwerpen pada tahun 1914.

Motto olimpiade modern
            “CITIUS, ALTIUS, FORTIUS”
(Lebih Cepat, Lebih Tinggi, Lebih Kuat)
Ini merupakan motto dari Olimpiade Modern. Motto ini diusulkan oleh Father Henri Didon, seorang guru dari Republik Dominika. Motto ini sangat penuh makna. Lebih cepat yaitu kita lebih cepat berkembang dari siapa pun , lebih tinggi yaitu kita bis menggapai cita-cita kita yang stinggi apa pun itu, lebih uat yaitu kita bias lebih kuat dari siapa pun.

Berikut adalah Misi dari Olimpiade Modern.
MISSION OF THE INTERNATIONAL OLYMPIC COMMITTEE

            The International Olympic Committee is the supreme authority of the Olympic Movement. Its role is to promote top-level sport as well as sport for all in accordance with the Olympic Charter. It ensures the regular celebration of the Olympic Games and strongly encourages, by appropriate means, the promotion of women in sport, that of sports ethics and the protection of athletes.
The IOC is composed of a maximum of 115 co-opted members (however until 31 December 2003, the total number of IOC members may reach 130) who meet in Session at least once a year. The Session elects a President for a term of eight years, renewable once for four years, and Executive Board members for terms of four years.
By retaining all rights relating to the organisation, marketing, broadcasting and reproduction of the Olympic Games, the IOC ensures the continuity of a unique and universal event.
The Olympic Movement receives most of its funding from the Olympic Games rights bought by broadcast networks. However, it also benefits from the Olympic Partners world-wide sponsorship programme (TOP) comprising multinational companies.
                                                                                                     
Berikut merupakan peranan IOC dalam Olimpiade Modern:
  1. Mendorong terjadinya koordinasi, pengorganisasian dan pengembangan olah raga dan kompetisi olah raga diantara institusi olahraga baik tingkat nasional maupun internasional.
  2. Bekerjasama dengan pihak publik maupun swasta yang memiliki kemampuan dan kewenangan  dalam menerapan nilai olah raga dalam pelayanan kemanusiaan.
  3. Menyelenggarakan pertandingan olimpiade musim panas dan musim dingin secara reguler (4 Tahunan)
  4. Bekerjasama dengan institusi olah raga Internasional (IF’s) dan nasional (NOC) melakukan koordinasi menyelenggarakan kegiatan dan aksi aksi penyebarluasan nilai nilai olah raga (olympism)
  5. Mendorong gerakan olimpiade dan penyelenggaraan olimpiade sehingga dapat berperan dalam membantu menyelesaikan masalah masalah lingkungan.
  6. Mendukung International Olympic Academy (IOA) dan institusi lainnya dalam melaksanakan kegiatan pendidikan olimpiade.

Program dari IOC
Program-program IOC itu banyak sekali seperti,  Olympic Games, Sport for All, Olympic Academy, Olympic Solidarity, Paralympic Games,dan masih banyak lagi. Olimpiade ini pun diselenggarakan setiap 4 tahun sekali dalam 2 kali yaitu saat musim panas dan musim dingin. Sudah 21 kali Olimpiade musim dingin diselenggarakan, dan 30 kali untuk Olimpiade musim panas.
Disela-sela materi, OmJay pun menyajikan sebuah video tentang betapa singkatnya hidup ini. Tidak sadar bahwa sekarang umur kita semakin berkurang. Kita masih berpikir bahwa kemarin baru dilahirkan, tapi sekarang sudah sebesar ini. Selain video tentang kehidupan, OmJay pun “menyetel” cuplikan film Sang Pencerah. Cuplikan film tersebut berisi tentang rasa syukur kita terhadap Sang Pencipta ALLAH S.W.T.
Partisipasi Indonesia dalam gerakan olimpiade
Olaraga Indonesia setelah kemerdekaan  
Olaraga sebagai sarana  mengkokohkan dan eksistensi Negara baik secara nasional maupun internasonal oleh karea itu di bentuk :
1.      Badan keolaragaan nasional yang berorientasi ke tingkat internasioanl  yaitu : KORI ( komite olahraga republic Indonesia ) dan PORI ( persatuan olahraga rupublik Indonesia )
KORI dan PORI menyelenggarakan kongres olahraga nasional pertama tahun 1948 , degan agenda pokok : ikut serta dalam olimpiade London taun 1948 dan menyelenggarakan pecan olahraga nasional (PON)I/1948
2.     Keikut sertaan di olimpiade tiak dapat terlaksanakan karena kesulitan pendapatan visa ke negara penyelenggara namun PON I  tetap terselenggara .
Olahraga Indonesia sebelum kemerdekaan
  #  Sebagai Negara dan bangsa yang di jajah, bangsa Indonesia merasakan      diskriminasi
 # Bangsa Indonesia mamahami dan menyadari , bahwa olahraga sebagai :
-          Alat perjuangan
-          Pembentuk jati diri
-          Persatuan dan kesatuan bangsa
-          Sarana pendidikan
# Oleh karena itu untuk memperjuangkan kemerdekaan saat itu, telah berdiri organisasi cabang olahraga msalnya : IMI (1906) ,PSSI (1930), PELTI (1935)
# Organisasi olahraga tersebut sebagai mana alat perjuagan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan .
Akhir dari materi ini, selalu diingatkan bahwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita harus mengamalkan nilai-nilai olimpisme itu. Agar terciptanya kedamaian di bumi tercinta ini. Selain itu, semoga cabang olahraga lain di Indonesia mampu memberikan medali bagi bangsa Indonesia. Dan semoga Indonesia dapat menjadi tuan rumah Olimpiade dimasa mendatang.
Demikian hasil resume dari saya jika adakata yang kurang berkesan saya mohon maaf, semoga rsumeini bias lebih baik dari sebelumnya . pesan saya agar Indonesia terus maju di olahraga dan jangan sampe ada hal sepele yang merusak persatuam kita ini. Semangat bangsa Indonesia !!!!!!!!
















Nama: Diky Ilmahaq
Jurusan / prodi : matematika / pen. Matematika regular
No. reg : 3115130751

Tidak ada komentar:

Posting Komentar